Sunday, 5 August 2012


Bagi kalian yang sedang mencari game knights of honor :






silahkan langsung download :


Sunday, 6 November 2011

Benarkah Eguchi Aimi (AKB48) personil (virtual)


Aimi Eguchi menjadi idola Jepang dan pemilik jutaan penggemar di seluruh dunia. Wanita cantik yang tergabung kelompok AKB48 ini ternyata memiliki rahasia besar. Apa itu?
Eguchi ternyata bukanlah manusia. Hal ini diketahui saat gadis cantik ini muncul di iklan permen setelah bergabung dengan AKB48 dan para penggemarnya curiga setelah melihat iklan tersebut.
Biasanya, hanya gadis paling populer saja yang bisa tampil dalam iklan. Di saat sama, Eguchi masih menjadi ‘siswa riset’ yang naik dari tangga terbawah. Dari sini, para penggemar mulai memiliki pemikiran tak biasa, “Apa jadinya jika Eguchi tak benar-benar ada?”.
Sebagian fans berat Eguchi Aimi menyatakan bahwa Eguchi bukanlah karakter rekayasa. Mereka memberikan bukti adanya profile Eguchi di website resmi AKB48. "Bahkan Hollywood tidak bisa menciptakan CG (Computer Graphic - red) sebagus ini," bela salah satu fansnya.
Terbukti, gadis cantik ini bukanlah produk rahim manusia melainkan komputer. Ezaki Glico, perusahaan permen yang menyiarkan iklan permen ini, mengungkap, Eguchi merupakan karya digital perpaduan karakteristik fisik enam anggota lain AKB48.


Karakter yang menjadi maskot iklan sebuah produk permen di Jepang ini adalah 100% hasil rekayasa komputer. Wajahnya merupakan hasil comotan dari bagian-bagian wajah terbaik member lainnya. Hari kelahirannya 11 Februari ternyata merupakan tanggal perusahaan permen itu berdiri.
Menurut kabar dari perusahaan itu, semua ini memang dilakukan secara sengaja oleh tim marketing mereka untuk mengangkat pamor produk yang dibintangi Eguchi. Dan tampaknya tim tersebut berhasil melaksanakan tugasnya dengan baik.

Wednesday, 19 October 2011

Usai Mandi, Kok Kulit Jadi Gatal?


Saat hari sedang hujan deras, tentunya akan sangat menyenangkan bisa berendam di bak mandi berisi air hangat. Begitu juga ketika Anda baru pulang dari rutinitas hari kerja yang sangat melelahkan. Tidak ada yang lebih diinginkan selain mandi air hangat. Namun, tidak jarang setelah mandi, kulit malah jadi terasa gatal. Apa yang terjadi? Apakah Anda tiba-tiba terserang alergi? Atau tidak cocok dengan sabun?

Menurut Jennifer Linder, MD, asisten profesor bidang dermatologi klinis dari UC San Francisco, rasa gatal yang menyerang usai mandi itu merupakan tanda kalau kulit Anda mengalami kekeringan dalam kadar berlebihan.
"Kekeringan pada kulit tidak hanya disebabkan oleh dehidrasi, namun bisa juga diakibatkan terpaan udara yang terlalu dingin dan kering. Selain itu, jenis sabun yang dipakai serta kebiasaan mandi atau berendam di air bersuhu terlalu tinggi juga bisa jadi penyebabnya," papar Linder.

Ketika kulit dalam kondisi sangat kering, minyak alami yang terdapat di dalamnya akan dilepaskan untuk memberi perlindungan tambahan. Namun, hal ini menurut Linder juga dapat membuat saraf-saraf di area kulit menjadi lebih sensitif, sehingga rasa gatal pun muncul.
Bila Anda mengalami kejadian seperti ini, sebaiknya segera keluar dari kamar mandi, keringkan tubuh sampai kulit terasa agak lembab, lalu olesi dengan body lotion yang bisa memberi tambahan kelembaban. Hindari menyeka tubuh hingga kering total, karena ini sama saja menghilangkan cairan sepenuhnya dari kulit, sehingga kondisinya malah menjadi tambah kering. Biarkan ada sisa air yang menempel sehingga bisa meresap hingga ke dalam kulit, kemudian kunci kelembaban dengan losion.

4 Latihan Peregangan untuk Perjalanan Jarak Jauh


Pemanasan yang baik akan membuat Anda siap melakukan semua kegiatan mengangkat dan duduk lama selama perjalanan, terutama di pesawat.

Christopher Cooper, MD dari UCLA School of Medicine menyarankan sejumlah latihan rutin bagi mereka yang cenderung mengalami badan kaku dan sakit punggung selama melakukan perjalanan.

Berikut rangkaian latihan peregangan yang bisa dilakukan di rumah sebelum melakukan perjalanan, terutama perjalanan jarak jauh menggunakan pesawat. Lakukan juga sekali lagi latihan ini di ruang tunggu bandara, dan setiap tiga jam di dalam pesawat.

1. Bungkukkan badan ke depan dari posisi berdiri, dan sentuh jari kaki. Kemudian kembali ke posisi semula.

2. Berdiri sekitar satu meter dari sekat atau dinding, sentuh dinding dengan kedua telapak Anda. Jaga punggung tetap tegak, tekuk siku, dan lutut kiri, sementara kaki kanan tetap lurus. Ulangi dengan kaki satunya.

3. Berdiri tegak, tundukkan kepala kemudian tegakkan kembali. Selanjutnya dekatkan telinga kiri ke bahu kiri, dan sebaliknya. Terakhir, tengokkkan kepala ke kiri dan ke kanan.

4. Angkat satu kaki beberapa sentimenter, putar pergelangan kaki ke segala arah (kanan-kiri, atas-bawah). Lakukan juga peregangan pada jari kaki. Ulangi pada kaki yang lain.

Lakukan latihan peregangan ini secara perlahan dan seimbang, sampai pada titik Anda merasa otot tidak dapat meregang lebih jauh lagi. Tahan selama 30 detik, lalu lemaskan badan dengan menggoyang-goyangkan tangan dan kaki. Jangan melompat. Ulangi rangkaian latihan ini sebanyak enam kali.

Interval Training, Bakar Lemak Lebih Banyak



Yang dimaksud interval training adalah latihan pendek dengan intensitas yang tinggi, yang diikuti dengan periode yang lebih panjang untuk memulihkan diri. Misalnya, Anda berlari sprint selama 20 detik, selanjutnya Anda berjalan selama 60 detik.
Nah, interval training ini bisa membakar lebih banyak kalori  karena intensitas latihannya. Semakin cepat Anda membakar 3.500 kalori, semakin cepat Anda membakar lemak. Anda bisa melakukan interval training ini dengan metode latihan yang lain, termasuk berlari, berenang, bersepeda, dan aerobik.
Interval training memungkinkan Anda untuk berlatih dengan intensitas yang lebih tinggi daripada latihan aerobik secara terus-menerus. Sebab ketika Anda mengombinasikan latihan berintensitas sangat tinggi dengan yang intensitasnya lebih rendah, tubuh Anda mampu memproses produksi asam laktat, sehingga mengurangi keletihan. Dengan demikian Anda juga mampu membakar kalori dan lemak pada tingkat yang lebih cepat, dibandingkan dengan latihan aerobik yang lebih intens dan lebih lama.
Meningkatnya kemampuan membakar lemak 
Berlatih pada intensitas yang tinggi juga memanfaatkan sistem energi jangka pendek tubuh Anda: sistem ATP-PCr dan sistem glycolytic. Sistem ATP-PCr menggunakan simpanan kreatin fosfat di dalam otot untuk latihan intensitas tinggi yang berlangsung tak lebih dari 10 detik. Namun jika latihan yang Anda lakukan berlangsung hingga 3 menit, artinya Anda menggunakan glycogen, yang merupakan bentuk simpanan glukosa.
Nah, bila Anda secara konsisten berlatih dalam intensitas tinggi dengan kedua sistem ini, Anda meningkatkan kapasitas Anda untuk berlatih lebih keras, sehingga lebih banyak kalori dan lemak yang terbakar dengan cepat.
Konsumsi kalori dan oksigen sesudah latihan
Saat beristirahat, tubuh Anda membutuhkan oksigen dan kalori dari karbohidrat, lemak, dan protein, untuk bertahan. Anda memerlukan lebih banyak kalori dan oksigen untuk melakukan latihan, khususnya yang berintensitas tinggi. Meskipun Anda berhenti berlatih, tubuh Anda masih membutuhkan kalori dan oksigen untuk membawa Anda ke fase pemulihan. Tubuh Anda menggunakan lebih banyak kalori dan oksigen untuk memulihkan diri setelah interval trainingdaripada setelah latihan aerobik.

Lakukan dua kali seminggu
Anda bisa membakar kalori dan lemak lebih cepat ketika Anda menjalani interval training paling sedikit dua hari dalam seminggu (dengan jeda dua hari). Meskipun begitu, Anda perlu menggunakan rasio latihan-istirahat yang berbeda untuk mencegah latihan berlebihan dan mengurangi cidera. Contohnya, pada sesi pertama Anda berlari sprint selama 15 detik dan berjalan 45 detik, selama total 20 menit. Sesi kedua pada minggu tersebut, berlari sprint 60 detik dan berjalan selama 3 menit, selama total 30 menit.
Perlu Anda ketahui, sprint artinya lebih cepat daripada kecepatan lari Anda yang biasa, namun lebih lambat daripada kemampuan Anda yang maksimal. 
Anda ingin mencoba? Latihan ini mudah dilakukan, dan tidak membutuhkan peralatan apapun. Anda bisa meminta teman untuk menghitung durasi latihannya.

Kapan Waktu Tepat Olahraga Saat Mens?


Saat sedang mens, kita sering jadi malas berolahraga. Alasannya bermacam-macam, dari rasa tak nyaman karena harus memakai pembalut, risih karena area vagina yang lembab, atau karena kram perut yang terjadi. Saat perut terasa nyeri dan kembung, sangat sulit memotivasi diri untuk berangkat ke tempat latihan.

Agar menstruasi tidak menghalangi niat Anda untuk berolahraga, sebaiknya Anda mencari tahu waktu yang tepat untuk melakukannya. Jade Teta, pakar holistik, pelatih pribadi, dan pendiri Metabolic Effect, mengatakan bahwa Anda perlu mengetahui fase-fase dari siklus menstruasi.
Menstruasi terbagi atas tiga fase, yaitu fase folikular, fase ovulatior, dan fase luteal. Menurut situs www.siklusmenstruasi.com, fase folikular terjadi ketika kadar FSH (Folicle Stimulating Hormone) sedikit meningkat, sehingga merangsang tumbuhnya folikel ovarium (kantung dinding telur). Fase ovulatior terjadi ketika kadar LH (Luteinizing Hormone) meningkat dan folikel yang matang akan menonjol ke permukaan dinding telur untuk melepaskan sel telur (ovulasi). Sedangkan fase luteal adalah lepasnya sel telur dari indung telur selama 14 hari, dan kantung indung telur akan menutup kembali dan membentuk kopus luteum yang menghasilkan hormon progesteron dalam jumlah besar.
“Fase folikular dikaitkan dengan kadar estrogen yang lebih tinggi, dibandingkan dengan progesteron, sementara fase luteal kebalikannya," kata Teta.

Lalu bagaimana kita harus menggunakan siklus menstruasi ini untuk memaksimalkan latihan kita?

Teta mengatakan, estrogen meningkatkan jumlah lemak yang dibakar selama latihan, namun membuat pembakaran gula jadi kurang efisien. Sementara progesteron berlawanan dengan yang dilakukan estrogen. Karena latihan dengan intensitas yang lebih rendah relatif membakar lebih banyak lemak, dan intensitas yang lebih tinggi dipicu lebih banyak oleh pembakaran gula, perempuan dapat mengubah kebiasaan latihan mereka sesuai fluktuasi ini. 
Jadi pada paruh pertama siklus mens Anda, pilih olahraga yang lambat namun ajeg, seperti berjalan, bersepeda, atau jogging. Untuk paruh kedua siklus mens, baru lakukan latihan sprint atau latihan interval. Yang dimaksud interval training adalah latihan pendek dengan intensitas yang tinggi, yang diikuti dengan periode yang lebih panjang untuk memulihkan diri. Misalnya, Anda berlari sprint selama 20 detik, selanjutnya Anda berjalan selama 60 detik. Latihan sprint dan latihan interval ini dapat meningkatkan metabolisme selama berjam-jam, atau bahkan berhari-hari setelah Anda latihan.

Jika Anda gemar melakukan latihan kekuatan, latihan menggunakan beban juga sangat bermanfaat. "Meskipun begitu sebaiknya Anda berfokus pada latihan beban tradisional selama fase folikular, dan lebih banyak latihan beban yang memengaruhi metabolisme, yang dilakukan pada fase luteal dan selama mens," ujar Teta.

Selain melakukan latihan fisik, jangan lupa untuk tetap memerhatikan apa yang kita makan.

“Riset menunjukkan bahwa perempuan yang banyak mengonsumsi karbohidrat cenderung akan melenyapkan manfaat dari siklus menstruasi. Jadi, semua latihan di atas akan lebih menguntungkan bagi perempuan yang mengonsumsi karbohidrat lebih sedikit," tukasnya.

Cara Langsing Tanpa Berdiet !


"Kok nggak mau, sih? Lagi diet, ya?" Pertanyaan yang kerap dilontarkan orang ketika melihat kita menghindari makanan tertentu ini sering membuat kita terbata-bata, takut dibilang banyak aturan, sok sehat, dan lain sebagainya. Padahal, apa salahnya berusaha mengurangi makanan yang memang tidak sehat? Boleh jadi, orang yang mengolok-olok Anda seperti itu sebenarnya sirik karena tidak mampu hidup sehat.
Namun bila Anda memang enggan berdiet, bisa tetap terlibat dalam banyak acara makan-makan tanpa menambah berat badan, sebetulnya bisa saja. Banyak penelitian yang mengungkapkan bahwa perubahan gaya hidup yang kecil pun bisa membantu Anda menurunkan berat badan tanpa ketahuan teman-teman. Tiba-tiba, teman menyadari tubuh Anda sudah langsing. Asyik, kan?

Para ahli meyakini bahwa perubahan perilaku yang tanpa sadar kita lakukan ini lebih efektif daripada menerapkan metode-metode diet yang membutuhkan kemauan kuat untuk mengurangi makanan dan berolahraga.
"Lebih baik membuat perubahan jangka panjang dan bertahap, untuk mengubah bagaimana Anda makan daripada menggunakan kemauan Anda untuk bertahan dari godaan untuk makan," ujar psikolog Roy Baumeister, penulis bukuWillpower: Rediscovering the Greatest Human Strength.

Nah, bila Anda ingin tetap langsing tanpa berdiet, cobalah beberapa trik berikut:

1. Pakailah piring kecil
Menurut studi dari Cornell University, New York, ketika kita makan makanan di  piring yang besar, kita merasa bahwa apa yang kita makan belum terlalu banyak, sehingga kita akan menambah lagi. Sedangkan, ketika kita menggunakan piring yang ukurannya lebih kecil, jika kita memang ingin menambah makanan yang ingin kita makan, walaupun akan terlihat banyak namun sebenarnya kita tetap makan lebih sedikit.

2. Gunakan sendok besar
Studi di Italia menemukan adanya hubungan antara ukuran sendok dengan jumlah asupan makanan. Mereka yang lebih gemar makan dengan menggunakan sendok yang kecil akan mengakibatkan dirinya merasa belum kenyang, sehingga ia ingin makan lebih banyak. Sebaliknya mereka yang menggunakan sendok besar akan lebih cepat merasa kenyang, dan segera menyelesaikan acara makannya.

3. Makanlah bersama teman pria
Menurut pakar psikologi, Meredith Young, perempuan cenderung makan lebih sedikit dari biasanya apabila ada pria yang menemaninya makan. Mereka melakukan kebiasaan ini karena mereka merasa pria tidak akan terkesan dengan perempuan yang selalu makan banyak. Demi langsing, bolehlah jaim sedikit.

4. Perhatikan labelnya
Kebiasaan selalu memperhatikan kandungan nutrisi yang tertera pada kemasan makanan ternyata efektif dan ampuh mengurangi 5 persen lemak dibandingkan mereka yang memilih langsung menyantap makanan tanpa memedulikan kandungan nutrisinya.

5. Hindari penerangan pada malam hari
Menonton televisi atau menggunakan komputer, menggunakan lampu yang terang maupun yang redup pada malam hari, ternyata memengaruhi berat badan. Pada uji coba, penggunaan penerangan dari berbagai sumber tersebut bisa menambah berat badan 50 persen lebih banyak daripada yang mematikan penerangan apapun saat di kamar tidur.

6.  Makanlah di tengah orang yang tak dikenal
Anak-anak cenderung makan lebih banyak bila ada teman yang menemani, ketimbang ketika harus makan bersama orang yang tidak dikenal. Menurut studi dari State University of New York di Buffalo, kebiasaan  ini juga berlaku bagi orang dewasa. Tidak adanya rasa sungkan ketika makan dengan teman sendiri menyebabkan kita makan lebih banyak saat bersama teman-teman. Anda juga lebih mudah menyerah ketika mereka mendesak Anda, "Sudahlah, libur dulu dietnya. Mumpung ditraktir, nih!"
7. Hindari makan dengan teman yang selalu langsing
Ada orang-orang yang secara genetik memang selalu bertubuh kurus. Meskipun makan banyak, tubuh mereka cenderung tetap langsing. Meskipun rasanya tidak adil (karena Anda sudah diet mati-matian tapi berat badan tak juga turun), jangan berpikir kita sama dengan mereka sehingga kita pun tetap mengonsumsi banyak makanan.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Affiliate Network Reviews